Camping vs villa itu mirip pilihan “tim senja” vs “tim kopi susu”–dua-duanya enak, cuma beda gaya. Di Bumi Selatan, kamu bisa ngerasain dua dunia itu lewat dua paket utama: Bumi Kemah buat yang cinta suasana tenda dan api unggun, serta Membumi di Selatan buat yang prefer tidur di kasur empuk dengan atap yang jelas.
Bumi Kemah cocok buat kamu yang ngerasa hidup di kota sudah terlalu banyak tembok dan terlalu sedikit bintang. Paket ini adalah program camping 2 hari 1 malam dengan tenda dome, kasur, bantal, sleeping bag atau selimut, lampu tenda, listrik, toilet, dan api unggun yang jadi pusat segala kehebohan malam. Begitu matahari turun, suasana berubah jadi “mini festival” versi sederhana: cahaya api unggun, udara dingin Pangalengan, suara tawa, dan mungkin tambahan jagung bakar atau barbeque kalau kamu ambil paket yang lebih komplit.
Aktivitas di Bumi Kemah juga nggak main-main. Kamu dapat rafting 4,8 km sekitar 90 menit, ditemani guide bersertifikat dan perlengkapan safety lengkap, plus rangkaian permainan seperti paintball, flying fox, fun games, hingga kemungkinan ada live music dan kambing guling di paket tertentu. Camping di sini bukan sekadar tidur di tenda, tapi kombinasi antara adventure dan quality time: pagi main di sungai, siang makan buffet, sore santai, malam ngobrol panjang sampai lupa sama notifikasi HP.
Di sisi lain, Membumi di Selatan hadir buat kamu yang ingin sensasi alam tanpa harus terlalu kompromi soal kenyamanan. Alih-alih tenda, kamu dan tim bisa menginap di villa atau barak selama 2 hari 1 malam atau 3 hari 2 malam, lengkap dengan makan buffet 3 kali, coffee break, dan fasilitas indoor yang lebih proper. Cocok buat keluarga yang bawa anak kecil, rombongan yang isinya orang tua, atau geng bestie yang maunya tetap foto-foto estetik di kamar yang rapi sebelum berantakan.
Meski tidurnya di villa, kegiatan outdoor-nya tetap sama seru. Paket Membumi di Selatan menggabungkan rafting 4,8 km, paintball war games, flying fox 300 meter lintas danau, fun games, hingga tambahan live music, kambing guling, fun offroad, dan tour wisata Pangalengan di paket tertentu. Bedanya, setelah seharian basah-basahan dan ketawa di lapangan, kamu bisa pulang ke kamar yang hangat, mandi dengan nyaman, lalu lanjut nongkrong di aula atau area kumpul tanpa khawatir tanah becek.
Jadi, kamu tim mana? Kalau suka bangun pagi dengan suara alam, keluar tenda, lihat kabut tipis di danau, dan ngerasain sensasi “hidup di luar kota beneran”, Bumi Kemah bisa jadi pilihan yang pas. Tapi kalau kamu tipe “anak colokan listrik” yang butuh kasur empuk, kamar mandi nyaman, dan tetap pengen suasana villa untuk sesi ngobrol sampai malam, Membumi di Selatan jelas lebih cocok.
Sebenarnya, tidak ada yang lebih bagus atau lebih keren–yang ada cuma mana yang paling cocok dengan gaya liburan kamu dan rombongan. Untuk rombongan kecil yang suka suasana akrab dan sedikit petualangan, camping biasanya jadi favorit, apalagi kalau ditambah api unggun dan sesi curhat tengah malam. Sedangkan buat grup besar, acara keluarga besar, atau gabungan beberapa generasi, villa sering jadi pilihan aman karena semua orang punya ruang istirahat yang cukup nyaman.
Kalau masih bingung, cara gampangnya begini:
- Kalau kalimat “tidur di tenda” bikin kamu senyum, pilih camping.
- Kalau kalimat “kamar mandi dalam” bikin kamu lega, pilih villa.
Yang penting, dua-duanya sama-sama kasih kamu satu hal yang jarang didapat di kota: momen bareng orang terdekat, jauh dari keramaian, tapi dekat dengan tawa yang beneran.
